Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Thursday, December 17, 2009

Nikah



Buya Hamka dalam Tafsir Al Azhaar mengungkapkan bahwa ada 5 (lima) sebab mengapa pernikahan menjadi sesuatu yang disyariatkan dalam Islam :

1.Untuk menjaga agama
2.Untuk menjaga akal
3.Untuk menjaga jiwa
4.Untuk menjaga harta benda
5.Untuk menjaga keturunan

Dari 5 (lima) alasan itu, bisalah kemudian kita mengambil kriteria calon pasangan yang hendak kita pilih mengawal, menemani, menyejukkan dan menjaga kita di sisa usia kita di jalan-Nya :

Ia hendaklah mampu menjaga agama kita, tidaklah kemudian malah menggoyahkan atau malah membuat kita menjadi tak lagi menggengamnya. Mengingatkan ibadah yang lalai, hati yang lupa, dan menguatkan perjuangan menegakkan kalimah-Nya.

Ia hendaklah punya semangat belajar, berusaha menempatkan ilmu sebagai dasar dari segala tindakan dan ucapannya, sehingga menjadi semakin bernilailah setiap amal perbuatan. Bukanlah tanpa alasan, para ulama sekelas Imam Bukhari dan Muslim, misalnya, menempatkan bab Ilmu menjadi bagian pertama dalam kitab Shahihnya.

Ia hendaklah mampu menghadirkan rasa aman terhadap jiwa pasangannya, melindunginya dari gangguan dan bahaya, memberikan ketentraman dalam relung qalbu, menerbitkan cahaya pada cita dan asa kehidupan.

Ia hendaklah mampu menjaga harta, tidak menghamburkannya untuk sesuatu yang sia-sia, tidak terlalu royal, tapi juga tidak jatuh kedalam jurang kekikiran.

Ia hendaklah mampu melahirkan dan membina keturunan yang kuat akal dan fisiknya. Tidak lemah harapan dan tekadnya. Tahu pula cara mendidiknya, menjadi madrasah pertama mereka, dan mengantarkan mereka dekat pada Tuhan-nya.

Dapatlah pula kita mengevaluasi dan menghisab diri, sudah pantaskah kita menjadi pasangan sejati karena lima sebab itu sudahlah ada di diri kita.

Sungguh telah jelas apa yang digariskan Allah azza wa Jalla dalam Kitab-Nya, mudah-mudahan kita tidaklah termasuk dalam golongan mereka yang diterpa keragu-keraguan atas kebenarannya.

Sunday, December 13, 2009

Laptop Gratiss!!!

Pengen dapet laptop gratis?
caranya gampang, tinggal gabung ke ezlaptop.com berikut:
http://ezlaptop.com/?r=302458
trus daftar dengan mengklik SINGUP
isi formulir dengan data Anda, lalu klik register yang ada dibawah formulir.
Selanjutnya Anda tinggal nunggu email konfirmasi dari ezlaptop dan klik CONFIRM E-MAIL.
Anda dah bisa LOGIN dan mendapat 5 kredit.
kumpulkan kredit hingga 186 lalu tukarkan dengan laptop yang Anda inginkan!
cara dapet kreditnya juga gampang, tinggal nunggu email masuk dalam inbox ezlapotop.com milik kamu dan klik inboxmu!

Saturday, December 12, 2009

Hukum Sukses Bisnis

=> Hukum 2T (TT), yaitu Hukum Tabur Tuai.

Hukum ini memberikan pengertian, siapa yang menabur ia yang akan menuai. Saya juga mempelajarinya dengan istilah Give and Take. Orang bisnis itu berbagi. Banyak membina hubungan dengan orang-orang yang tepat, akan mempermudah dan mempercepat bisnis.

Hukum 2B (BB), yaitu Hukum Bilangan Banyak.

Semakin banyak melakukan, semakin besar peluang keberhasilan.

=> Hukum 2D (DD) yaitu Hukum Dadu.

Hukum ini berhubungan dengan Hukum Bilangan Banyak. Hukum Dadu menggambarkan bahwa kita keep rolling saja apabila bisnis belum berkembang. Temukan "mata dadu enam" anda, artinya konsumen loyal atau partner bagus, supplier bagus. Ini yang saya maksudkan dengan mata dadu enam. Dalam Bisnis, ada berbagai jenis konsumen anda, temukan dan ciptakan konsumen yang merupakan "mata dadu enam" anda. keep rolling.

=> Hukum Paretto.

Hukum Paretto 80/20 ini menjelaskan bahwa 80% dari beberapa kegiatan yang kita lakukan ternyata menghasilkan cuma 20% hasil. Sedangkan di sisi lain, 20% dari kegiatan lain yang kita lakukan malah menghasilkan 80% hasil. Menyambung dengan Hukum 2D, jadi fokuslah pada kegiatan-kegiatan, partner-partner (konsumen ataupun supplier) yang 20% yang menghasilkan 80% kegiatan.

=> Hukum Proyek Orkestra.

Bisnis ibarat bermain orkestra, jadi bukanlah proyek solo. Anda tidak mengerjakannya sendirian, Anda bisa memilih dan mempunyai partner-partner bisnis Anda untuk membangun bisnis Anda. Dan Anda sebagai Mayoretnya. Misal, ketika anda ingin membuka usaha rumah makan, anda tidak perlu untuk menjadi jago masak kan? Begitu pula ketika anda ingin membuka usaha kontraktor? Anda tidak harus menjadi sarjana sipil atau arsitektur dulu. Ini sedikit cerita tentang paman saya yang kontraktor. Ia tidaklah lulusan sarjana teknik, hanyalah seorang lulusan SMA. Namun ia bisa mempunyai usaha kontraktor, karena ia mempunyai karyawan-karyawan yang lulusan dan pengalaman tehnik. Yang terpenting baginya adalah menemukan dan mendapatkan proyeknya. Jadi Bisnis bukan penyanyi solo, melainkan anda bermain di orkestra, sebagai mayoretnya, yang memimpin team orkestra anda.

=> Hukum Give and Take.

Orang Bisnis adalah orang-orang yang memberi.

Wednesday, December 9, 2009

Rahasia Mindset Para Pebisnis

Mindset atau Pola Pikir inilah yang menentukan sukses tidaknya seseorang.

Seorang Employee memilih kenyamanan finansial. Ia terbiasa menerima uang/gaji dari kantor tiap bulannya.

Seorang Self Employed memilih keamanan finansial. Ia terbiasa melakukan kerja sendirian, semuanya dilakukan sendiri, dia bossnya, dia sekretarisnya, dia keuangannya. Akibatnya, ia tidak mau mendelegasikan ke orang lain. Keamanan finansial belum tentu kebebasan finansial.

Beda dengan seorang pebisnis, ia memilih kebebasan finansial. Untuk meraih kebebasan finansial, ia rela mengorbankan dahulu kenyamanan dan keamanan finansialnya. Kenapa? Karena seorang pebisnis tau, ketika ia mencapai kebebasan finansial, ia sudah pasti akan mendapatkan kenyamanan dan keamanan finansial. Seorang pebisnis tau bahwa ia sedang membangun sumber uang, atau ibaratnya sedang memelihara kebun mangga.

Uang memang diinginkan sebagai tujuan membangun bisnis. Cuma kalau ingin memulai membangun bisnis, sebaiknya hindari motivasi untuk mendapatkan uang lebih banyak.

LOH!!! Kenapa Begitu?

YA!!! Kalau seseorang memulai bisnis dengan tujuan di awal untuk mendapatkan uang lebih banyak, biasanya hal ini akan membuat orang itu cepat lelah. Kenapa bisa begitu?

Sama sperti ketika membangun sebuah perkebunan mangga, awalnya kita menyiapkan lahannya dulu, dengan pembersihan lahan, terus pemupukan lahan, setelah itu menanamkan benihnya, merawat benih, dengan pemupukan, menjaga dari hama dan gulma, terus tumbuh dan berkembang, sampai akhirnya berbuah.

So, mulailah bisnis dengan motivasi di luar motivasi uang, misalnya :

Belajar Membangun aset

Menambah pergaulan dan wawasan

Memberikan lapangan kerja buat orang lain

dan lain-lain atau miliki motivasi di luar untuk diri sendiri, misal miliki motivasi untuk membantu orang tua, membahagiakan orang tua.

Ibarat proses produksi di pabrik, selama masukan bahan-bahan benar dan proses produksi benar, maka produk yang dikeluarkan pun akan benar dan bagus.

Begitu pula, dengan bisnis. Asalkan mindsetnya benar dan caranya benar, maka hasil uang pun itu pasti.

Contoh Kasus : Ketika seseorang membuka restoran, awalnya restoran baru sedikit pengunjung, sepi. Nah, kalo motivasi atau tujuan hanya fokus pada uang, maka ia akan mengalami pusing. Sebaliknya, apabila ia memiliki motivasi lain juga seperti memberikan makanan yang terbaik, pelayanan terbaik, maka fokusnya pada memberikan yang terbaik buat calon konsumen. Sebaliknya, kalau cuma ingin uang, ia pasti akan terus mengeluh karena uang yang didapat awalnya kecil.

Uang hanyalah sebuah efek samping dari sebuah proses.

Mutiara Sukses

Kita tidak tahu apakah Allah akan memberi rizqi yang banyak atau sedikit kepada kita. Kita juga tidak tahu kapan kita akan sukses. Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan saat ini adalah berusaha untuk mendapatkannya.

Seringkali pikiran kita sendirilah yang membatasi apa yang bisa dan apa yang tidak bisa kita raih. Sementara tindakan kita akan sangat tergantung pikiran kita.

Saya percaya, esok sudah tidak boleh mengubah apa yang berlaku hari ini, tetapi hari ini masih boleh mengubah apa yang akan terjadi pada hari esok.

Hidup ini bukanlah seperti debu yang beterbangan oleh angin. Hidup kita bukan tiada maknanya. Setiap kita mempunyai misi yang besar di dunia ini

Dasar iman adalah hati yang hidup, asas ikhlas adalah hati yang suci murni, landasan semangat adalah perasaan yang kuat, sedangkan amal adalah tekad yang selalu segar.